Di minggu-minggu pertama setelah melahirkan, tubuhmu sedang pulih dari perubahan yang sangat besar. Beberapa gejala wajar terjadi pada masa ini, sedangkan yang lain membutuhkan pertolongan medis segera. Mengetahui mana yang mana membantumu merawat dirimu dengan percaya diri.
Perdarahan masa nifas
Setelah melahirkan, kamu akan mengalami perdarahan dari vagina, meskipun kamu melahirkan dengan operasi sesar. Perdarahannya banyak di hari-hari pertama, lalu berangsur berkurang selama beberapa minggu, berubah kecokelatan, dan akhirnya berhenti. Saat menyusui, perdarahan mungkin tampak lebih merah dan lebih banyak karena rahimmu berkontraksi, dan kamu mungkin merasakan kram seperti saat haid. Untuk menurunkan risiko infeksi, gunakan pembalut, bukan tampon, sampai kontrol masa nifas; sering-seringlah mengganti pembalut dan cuci tangan sebelum dan sesudahnya. Jika ada gumpalan darah besar yang keluar, beri tahu bidan atau doktermu.
Merawat jahitan
Jika kamu mendapat jahitan karena robekan atau episiotomi (sayatan kecil yang dibuat saat persalinan), jahitan biasanya sembuh dalam sebulan; nyeri yang berlangsung lebih dari 2–3 minggu tidak biasa. Hal-hal berikut bisa membantu:
- Basuh setiap hari dengan air hangat lalu tepuk-tepuk hingga kering dengan lembut.
- Menyiramkan air hangat ke area kelamin luar saat buang air kecil dapat mengurangi rasa perih; minum banyak air juga membantu.
- Saat buang air besar, tekan pembalut bersih dengan lembut di atas jahitan dan usahakan tidak mengejan.
- Es yang dibungkus handuk bisa meredakan nyeri; jangan menempelkan es langsung ke kulit.
- Senam dasar panggul membantu penyembuhan; minta bidan atau doktermu untuk menunjukkan caranya.
- Jika kamu sedang menyusui, tanyakan dulu kepada apoteker atau doktermu sebelum minum obat pereda nyeri.
Jika jahitanmu makin nyeri, ada cairan berbau busuk, atau area di sekitarnya merah dan bengkak, itu mungkin infeksi; temui dokter atau bidanmu secepat mungkin.
Kapan harus segera mencari bantuan
Perdarahan pascapersalinan biasanya terjadi dalam 24 jam pertama, tetapi bisa terjadi hingga 12 minggu setelah melahirkan. Preeklamsia juga bisa muncul setelah melahirkan; paling sering dalam 48 jam pertama, tetapi bisa muncul hingga 6 minggu kemudian, bahkan jika tekanan darahmu tidak pernah tinggi selama hamil. Jika kamu mengalami salah satu hal berikut, hubungi doktermu atau rumah sakit tanpa menunggu:
- Perdarahan yang tiba-tiba atau sangat banyak: satu pembalut atau lebih basah tembus dalam satu jam atau keluar gumpalan darah yang lebih besar dari telur, terutama disertai pusing, rasa mau pingsan, atau jantung berdebar kencang
- Sakit kepala hebat yang tidak kunjung hilang atau terus memburuk, pandangan kabur atau melihat kilatan cahaya, nyeri di bawah tulang rusuk, mual dan muntah, atau bengkak mendadak di wajah atau tangan
- Demam 38°C atau lebih, menggigil, atau perut yang sakit dan nyeri saat ditekan
- Cairan dari vagina yang berbau busuk
- Nyeri, bengkak, atau kemerahan di salah satu kaki, terutama di betis
- Nyeri dada, sesak napas, atau jantung berdebar kencang
- Pikiran untuk menyakiti dirimu sendiri atau bayimu
Dalam keadaan darurat seperti perdarahan yang sangat banyak, nyeri dada, sesak napas berat, pingsan, atau kejang, hubungi nomor darurat setempat.
“Setelah melahirkan, kesehatanmu sendiri sama pentingnya dengan kesehatan bayimu.”
Kontrol dan perawatan diri
Setelah perawatan dalam 24 jam pertama, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan setidaknya tiga kali kontrol lagi dalam 6 minggu pertama: pada 48–72 jam, antara hari ke-7 dan ke-14, dan pada minggu ke-6. Kontrol ini memeriksa tanda bahaya pada kamu dan bayimu sekaligus menilai kesehatan mentalmu; rencanakan jadwal kontrolmu bersama doktermu atau dokter keluarga. Beristirahatlah kapan pun kamu bisa dan mintalah bantuan. Jika kamu merasa sangat lelah, sedih, atau cemas, beri tahu doktermu. Biasanya dianjurkan menunggu sekitar 6 minggu (40 hari) setelah melahirkan sebelum berhubungan seks lagi; setelah itu, bicarakan dengan doktermu dan mulailah saat kamu merasa siap. Ingatlah bahwa kamu bisa hamil lagi paling cepat 3 minggu setelah melahirkan, dan bicarakan tentang kontrasepsi dengan doktermu.
Sumber
- NHS – Your body after the birth
- NHS – Episiotomy and perineal tears
- CDC – Urgent Maternal Warning Signs
- Cleveland Clinic – Postpartum Preeclampsia
- Cleveland Clinic – Postpartum Hemorrhage
- WHO – WHO urges quality care for women and newborns in critical first weeks after childbirth (2022)
Meyu adalah alat informasi dan pemantauan; Meyu tidak menggantikan diagnosis atau pengobatan medis.